Ads 468x60px

Sunday, June 16, 2013

Peristiwa Kebakaran Di Kampung Boton I Magelang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban

Peristiwa Kebakaran Di Kampung Boton I Magelang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban - Seorang bocah 11 tahun ditemukan tewas setelah rumahnya di Kampung Boton I, Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah, terbakar. Jenazah bocah bernama Taufik Hidayat itu ditemukan di bawah rangka besi sepeda mininya, di antara puing-puing sisa kebakaran.

Menurut para tetangga, sebenarnya Taufik sudah sempat keluar dari rumah ketika api sudah membesar. Namun dia tiba-tiba masuk lagi ke rumah. Warga sempat mencegahnya karena saat itu kobaran api sudah melalap rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Namun, Taufik tidak menggubrisnya.

"Taufik sempat keluar, lalu masuk lagi. Warga sudah mencegahnya, tapi Taufik tetap masuk. Katanya mau menyiram sepeda," kata seorang tetangga korban yang ditemui Kompas.com, Jumat (14/6/2013).

Di rumah itu Taufik tinggal bersama ibunya, Eni (45); adik perempuannya, Yeni (9); dan neneknya, Jumali (72). Adapun ayahnya diketahui tengah bekerja di Jakarta. Saat itu Eni, Yeni, dan Jumali sudah keluar dari rumah. Menurut Ketua RT Heriyanto Sutomo, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Namun sebelum itu, sekitar pukul 01.00, aliran listrik sempat berhenti. Lantas tiba-tiba, kata Sutomo, warga mendengar ledakan dan teriakan minta tolong dari arah rumah korban.

"Waktu itu saya lihat api sudah membesar. Warga kemudian berdatangan ke lokasi dan saling membantu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya," ujar Sutomo.

Beberapa saat kemudian, datang satu mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Api lantas berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah api padam, jenazah Taufik ditemukan dengan kondisi tubuh yang telah hangus terbakar. Sutomo memperkirakan, penyebab kebakaran itu akibat korsleting listrik. Di dalam rumah itu juga diketahui terdapat barang-barang elektronik dan satu sepeda motor. Penyebab pasti kebakaran tersebut saat ini masih diselidiki oleh pihak Polres Magelang Kota.

Lokasi kejadian juga masih dipasangi garis polisi. Hingga saat ini masih ada beberapa petugas pemadam kebakaran yang sedang membersihkan sisa-sisa kebakaran. Menurut para tetangga, Taufik kerap membantu ibunya membeli arang menggunakan sepeda kesayangannya. Arang-arang itu digunakan ibunya untuk memasak tiap hari karena ibunya diketahui takut memasak menggunakan kompor gas.

"Taufik itu anaknya baik dan penurut. Ke mana-mana memang suka naik sepeda. Ke sekolah, bermain dengan teman-temannya, dia juga suka disuruh ibunya beli arang," kata tetangga itu.

Taufik juga sering diminta mengumandangkan azan di masjid setempat karena suaranya merdu. Kini jenazah bocah itu sudah dimakamkan di pemakaman sekitar.

Sumber: http://regional.kompas.com/ Penulis : Kontributor Magelang, Ika Fitriana Editor : Kistyarini