Ads 468x60px

Monday, June 3, 2013

Cara Mudah Kredit Mobil Dengan Angsuran 15 Tahun

Cara Mudah Kredit Mobil Dengan Angsuran 15 Tahun - Bagi pegawai dengan gaji pas-pasan, tapi udah kebelet punya mobil, ada tips asyik nih. Apalagi, saat ini hujan deras sering mengguyur tiap hari. Terkadang ditambah angin kencang lagi. Jadi, naik mobil pasti lebih enak. (pancen enak kok). Selain nggak kehujanan, gak perlu pakai jas hujan seperti saat naik sepeda motor, dan tentu saja lebih nggaya. Mentereng gitu deh, hehe..

Seperti diketahui, angsuran kredit mobil cukup mahal. Jika gaji Anda kurang dari Rp 7 juta, tentu saja akan sesak napas alias ngos-ngosan jika harus ngredit mobil yang saat ini berkisar Rp 4-5 jutaan per bulan. Dengan harga mobil Rp 150 juta hingga Rp 200 jutaan, tentu gaji Anda tidak bakal masuk dipakai mengangsur, alias ditolak dealer gitu deh. Harga segitu untuk mobil kelas keluarga lho, sejenis, Avanza, Xenia, Freed, atau Jazz. Ya, kisarannya naik turun lah.

Nah, dengan gaji yang saya sebutkan di atas, jika ditambah ongkos operasional mobil bulanan, tentu saja bakal sangat berat, apalagi jika Anda sudah punya anak bini. Bininya ganggur, dan anaknya buanyak, walah...

Oke, inilah tipsnya. jeng jeng...

Jika Anda punya rumah, dan harganya di atas harga mobil yang saya sebutkan di atas, maka bersiap- siaplah Anda punya mobil. walah. Tapi jika tidak, maka jangan dipaksakan ya, kecuali Anda punya uang separuh dari harga mobil itu. Terus bagaimana jika tidak punya rumah? Minta uang saja sama mertua, huahaha....

Caranya, rumah itu digadaikan ke bank. eh bukan rumahnya, tapi sertipikat rumahnya. Bilang kepada bank, Anda sedang butuh fresh money. Ajukan kredit di atas harga mobil itu. Kenapa? Karena biasanya bank hanya mengapraisal (menyetujui) 80-90 persen kredit dari harga rumah. Gunanya, saat kredit macet, bank bisa menjual rumah itu di bawah harga pasaran. Selain itu, biasanya ada biaya administrasi plus asuransi, jadi plafon kredit yang kita ajukan pasti berkurang. (makanya ajukan kredit di atas harga mobil. Kecuali Anda punya uang simpanan).

Lalu, apa syarat mengajukan kredit ke bank? Ya seperti biasa lah, foto copy KK, KTP, surat nikah, SK pegawai, foto, IMB, sertipikat rumah, NPWP, dan PBB. Jika itu sudah lengkap, bagian apraisal bank akan survey rumah untuk mengetahui layak tidaknya kredit dicairkan. Jika semua sudah oke, uang langsung ditransfer ke rekening.

Nah, jika uang sudah cair, langsung belikan mobil secara cash. Lha enak to...

Ya, dengan cara ini angsuran kredit mobil Anda tentu jadi lebih murah. Kalau Anda pilih mengangsur langsung ke dealer mobil, tentu saja jatuhnya lebih mahal karena biasanya dealer hanya mau memberi masa kredit mobil tiga tahunan saja. Sedangkan jika Anda menggadaikan rumah, bank mau memberi masa kredit hingga 15 tahun. Jadi, tentu saja angsuran bulanan dengan cara ini lebih murah.

Untuk kredit mobil seharga Rp 150-200 jutaan, kemungkinan angsurannya sekitar Rp 4-5 juta per bulan. Itu belum ditambah uang muka sebesar 20-30 persen. Jadi, angsuran bulanannya sangat berat untuk pegawai bergaji kurang dari Rp 7 jutaan. Sementara jika Anda mengangsur dengan cara di atas, tentu lebih murah karena masa kreditnya bisa sampai 15 tahun. Nah itu lah enaknya investasi rumah atau properti.

Berdasarkan pengalaman utang di bank. (walah opo to iki, pengalaman utang kok bangga). Utang sebesar Rp 200 juta di Bank Mandiri, jika masa kredit selama 15 tahun, angsurannya sekitar Rp 2 jutaan per bulan. Bandingkan dengan utang di dealer yang cicilannya Rp 4-5 juta per bulan, tentu jadi lebih ringan kan. Sementara jika utang di Bank BTN, angsurannya lebih mahal, bisa Rp 2,5 jutaan per bulan.

Trus, jika Anda ingin angsuran lebih murah, ya mobilnya dipakai untuk bisnis. Bisa direntalkan, bisa dipakai untuk naksi gelap, ngojek, atau untuk bisnis lainnya. Hasil ngojek bisa dipakai untuk membantu angsuran. enak to, selamat mentjoba yaw, semoga bermanfaat...

Sumber: panta-rhei http://milirwae.blogspot.com/ Bandjarmasin, 11 Feb 2012