Friday, December 7, 2012

Pengertian Anemometer, Sejarah, dan Mekanikal Anemometer

Posted By: Abdullah Habibie - 7:42 AM

Share

& Comment

Pengertian Anemometer, Sejarah, dan Mekanikal Anemometer - Anemometer adalah alat pengukur kecepatan  angin  yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi  dan Geofisika  atau stasiun prakiraan cuaca. Nama alat ini berasal dari kata Yunani  anemos yang berarti angin. Perancang pertama dari alat ini adalah Leon Battista Alberti pada tahun 1450. Selain mengukur kecepatan angin, alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin itu.

Pengertian Anemometer mekanikal anemometer

Anemometer adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin, dan merupakan salah satu instrumen yang digunakan dalam sebuah stasiun cuaca. Istilah ini berasal dari kata Yunani anemos, yang berarti angin. Anemometer pertama adalah alat pengukur jurusan angin yang ditemukan oleh oleh Leon Battista Alberti. Anemometer dapat dibagi menjadi dua kelas: yang mengukur angin dari kecepatan, dan orang-orang yang mengukur dari tekanan angin, tetapi karena ada hubungan erat antara tekanan dan kecepatan, yang dirancang untuk satu alat pengukur jurusan angin akan memberikan informasi tentang keduanya.

Sejarah
Kecepatan atau kecepatan angin diukur dengan anemometer cup, instrumen dengan tiga atau empat logam berlubang kecil belahan ditetapkan, sehingga mereka menangkap angin dan berputar tentang batang vertikal. Sebuah catatan perangkat listrik revolusi dari cangkir dan menghitung kecepatan angin. The anemometer kata berasal dari kata Yunani untuk angin, “anemos.”

Mekanikal Anemometer
Pada 1450, seni Italia arsitek Leon Battista Alberti menemukan anemometer mekanis pertama. Alat ini terdiri dari sebuah disk ditempatkan tegak lurus terhadap angin. Ini akan memutar dengan kekuatan angin, dan dengan sudut kemiringan disk kekuatan angin sesaat menunjukkan itu sendiri. Jenis anemometer yang sama kemudian kembali ditemukan oleh Inggris Robert Hooke yang sering keliru dianggap sebagai penemu pertama anemometer. Bangsa Maya juga membangun menara angin (anemometers) pada saat yang sama seperti Hooke. kredit referensi lain Wolfius sebagai re-inventing anemometer di 1709.

Sumber : joytalita.wordpress.com

About Abdullah Habibie

Menulis merupakan sebuah hal yang menyenangkan, membaca adalah jendela ilmu, membuka wawasan, dan membuka mata kita akan hal baru yang belum kita ketahui, itulah sebabnya penulis ingin memberikan informasi selengkap mungkin disini agar dapat berguna bagi anda para pembaca situs ini.

Copyright © 2013 Blogger Press™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.